HUJAN SEBAGAI BERKAH ATAU MUSIBAH




Tahun baru 2013 disambut dengan turunnya hujan diseluruh penjuru kota di indosesia.  Apalagi dikota makasssar.  Sudah sepekan ini kota Makassar telah diguyur hujan yang tak henti-henti. Berita dikoran, telivisi, maupun dimedia masa lainnnya banjir manjadi topic utama yang sering dibicarakan. Dibeberapa titik dikota Makassar seperti di btp, antang manggala dan daerah air telah mancapai ketinggian 1,5 meter atau setara dengan setinggi dada manusia.
Hujan bisa dikatakan sebagai suatu keberkahan bagi sebagian orang seperti petani yang tidak memiliki sumber air yang tetap untu tanamannya, para ojek payung yang bisa bekerja jika hujan, para penjual payung dan mantel dan lain-lain. Barang dagangan mereka terjual habis atau mereka bisa keuntungan yang besar jika hujan terjadi.
Namun disisi lain misalnya para penjual es atau para penjual minuman dingin, para penjul Koran keliling disetiap titik lampu merah dan para pedagang lainnya yang beraktivitas jika cuaca cerah maka mereka akan mengatakan bahwa hujan adalah sebuah musibah bagi mereka karena barang dagangan mereka banyak yang tidak terjual.
Selain itu masyarakat yang tinggal di pinggiran sungai atau kali mungkin bahaya yang akan terjadi ialah meluap air sungai sehingga menimblkan kebanjiran dikawasan tersebut. Apalagi di wilayah-wilayah yang barada didataran rendah mungkin banjir bencana bagi mereka ditambah lagi kondisi drainase yang tidak mendukung.
Namun kita sebagai manusia yang beriman tetap positive thingking kepada sang Rabb bahwa segala sesuatu yang terjadi atas kehendaknya agar kita bisa mengambil hikma dari semua yang terjadi. Olehnya itu, kita dituntut untuk selalu berdoa agar hujan bisa menjadi berkah bagi kita semua.
Ibnu Qudamah dalam Al Mughni mengatakan, “Dianjurkan untuk berdoa ketika turunnya hujan, sebagaimana diriwayatkan bahwa Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
اُØ·ْÙ„ُبُوا Ø§Ø³ْتِجَابَØ©َ Ø§Ù„دُّعَاءِ Ø¹ِÙ†ْدَ Ø«َÙ„َاثٍ : Ø¹ِÙ†ْدَ Ø§Ù„ْتِÙ‚َاءِ Ø§Ù„ْجُÙŠُوشِ ، ÙˆَØ¥ِÙ‚َامَØ©ِ Ø§Ù„صَّÙ„َاةِ ، ÙˆَÙ†ُزُولِ Ø§Ù„ْغَÙŠْØ«ِ
“Carilah doa yang mustajab pada tiga keadaan: Bertemunya dua pasukan, Menjelang shalat dilaksanakan, dan Saat hujan turun.”



2 komentar