Menyusuri Hutan, Mencari Daun “Wiu”


Daun Wiu

Kemarin menyempatkan diri menemani Ibu menyusuri hutan Perkampungan desa Kami, Hutannya saat ini sudah tak begitu luas seperti dahulu. Hal ini disebabkan karena sebagian besar sudah dijadikan lahan perkebunan oleh masyarakat di sini.  Beberapa Pohon besar mash bisa ditemukan di sini. begitu pula dengan Rotan yang menjalar cukup panjang.




Tujuan kami sebenarnya ingin mencari “daun Wiu”, sebutan masyarakat disini.  Saya belum bisa pastikan apa nama ilmiah dari tanaman ini, tapi dari penafsiran saya tanaman ini satu rumpun dengan tumbuhan rotan. Batang berduri dan daunnya menjari. Masyarakat di sini memanfaatkan daunya sebagai pembungkus untuk kukusan nasi layaknya Ketupat atau lapa-lapa.  
Memang benar, hasil kukusan dari daun ini bisa bertahan 2 – 3 hari dan bisa bertahan seminggu jika panasi lagi. Cocok bagi mereka yang akan melakukan perjalanan jauh.

Hasil Kukusan dari Daun Wiu


di Bulan ramadhan, ibu saya selalu menyempatkan diri  mencari daun ini. Setidaknya ini dapat membantu persiapan Sahur dan buka puasa, cukup sekali masak. Apalagi di siang hari ibu memiliki banyak kegiatan. Kadang-kadang tidak sempat menyiapkan segala sesuatunya.
Satu hal yang menjadi kekhawatiran saya saat ini, yakni 10 atau 20 tahun ke depan akan sulit menemukan daun ini sehingga sulit pula untuk menemukan kukusan dari daun wiu ini.

Temuan lain di Hutan


ooO Safaruddin Iyando Ooo

1 komentar

  1. numpang share ya min ^^
    bosan tidak tahu harus mengerjakan apa ^^
    daripada begong saja, ayo segera bergabung dengan kami di
    F*A*N*S*P*O*K*E*R cara bermainnya gampang kok hanya dengan minimal deposit 10.000
    ayo tunggu apa lagi buruan daftar di agen kami ^^
    || WA : +855964283802 || LINE : +855964283802 ||

    BalasHapus